STORY NAMAku
Awalnya kata NAMAKU terbentuk di kota Yogya pada pertengahan tahun 2004 dan dengan orientasi karya sendiri yang berbau Grunge, NAMAku berhasil menyelesaikan 1 lagu yang berjudul monster yang belum kesampaian untuk di record pada saat itu. NAMAku sendiri mulai pentas dengan formasi seadanya pada akhir tahun 2004 dimana warna musik NAMAKU juga mengalami perubahan ke pop dan merecord 3 karya mereka “mawarsuci – 50% (Tak Sempurna) - Akhir Cerita. Memasuki Tahun 2005, NAMAKU terus mengasah perform panggungnya sambil mencoba memperdengarkan karya NAMAku ke khalayak. Keadaan ini terus berlangsung sampai dengan awal tahun 2006. Pada saat bersamaan pula NAMAKU mendapat tawaran Compilation Stella Record Jakarta. 2 lagu NAMAKU “Mawarsuci dan Akhircerita” menjadi pilihan untuk bergabung dalam Compilation Tebar Cinta Stella Record yang berskala distribusi nasional. Dan lagu AkhirCerita mewakili karya NAMAKU dalam album kompilasi tersebut.
Diterimanya karya NAMAKU oleh para pendengarnya, NAMAKU me-refresh formatnya dengan format baru yang sekarang dan nuansa british yang sangat mewakili jiwa tiap playernya. NAMAKU mencoba dengan format baru dimana ketika playernya masih saling beradaptasi satu sama lainnya NAMAKU sepakat untuk langsung masuk studio dan membuat mini album yang berjudul “SHINE”. Gotong royong player NAMAKU yang berbagi tugas pada proses pengerjaan album “SHINE” di lakukan sendiri dalam kurun waktu 6 bulan dan berbagai kendala yang ada dalam proses pembelajaran itu. Akhirnya NAMAKU mampu menyelesaikan mini album “SHINE” :) .Kerja keras dalam pembuatan karya NAMAKU memberikan kepuasan tersendiri bagi NAMAKU, dimana respon khayalak umum yang mendengarkan karya NAMAKU mampu merasakan nuansa yang berbeda dan larut akan sentuhan karya dalam album “SHINE”. Begitu juga pada beberapa media radio dimana tiap radio dalam skala tertentu, memiliki lagu unggulan masing-masing dalam album “SHINE”. Semua lagu dalam Album NAMAKU diandalkan menjadi Hits. Keseluruhan karya NAMAKU diracik dengan sentuhan kata perfecto bagi sebuah band yang masih saling beradaptasi dengan idealis masing-masing individunya pada saat itu. Kini NAMAKU dalam skala indie band, terus mencari celah melebarkan sayap untuk terus memperdengarkan karya NAMAKU dimanapun itu. We can and We are different because we are NAMAKU
NAMAKU
Penggunaan kata NAMAKU selain simple dan mudah diingat. NAMAKU dianggap mampu mewakili rasa percaya diri bagi playernya akan sesuatu yang sudah ada secara original dalam diri band ini.
Juga difilosofikan dalam bentuk tatanan kata, yaitu NAMAku;
NAMA (huruf besar). Dimaksudkan mampu menjadi band yang punya nama besar. ku (huruf kecil). Dimaksudkan tidak cepat merasa puas dan slalu bisa menjadi low profile dalam dunianya....
Thanks for support:BebaQaran (Yogya) , RM.Ampera , Nusantara coffee shop , Kurnia Musik , BLJR Clothing , Aftershock Clothing , I-capila band , Bob Clothing , Forum Band Yogya , Blue n' Green.net , Paradise.net , Sound up magazine , Gemini.net , Simphony Musik , PT SUMBERMASPUL , EBS fm , PRAMBORS all , IN RADIO fm , UTM radio , STAR fm , SWARAGAMA fm , UTY fm , RAKOSA female fm , RADIO Q yogya , MAC.WEB.ID ..